
Hari Raya selalu datang dengan cerita tentang harapan—tentang hati yang kembali bersih, tentang keluarga yang kembali berkumpul, tentang senyum yang kembali mekar meski hidup tak selalu mudah. Namun bagi sebagian saudara kita, terutama keluarga prasejahtera dan para guru ngaji yang setiap hari mengajarkan cahaya Al-Qur'an tanpa banyak permintaan, lebaran terkadang hanya menjadi rasa syukur yang sederhana… tanpa baju baru, tanpa hidangan istimewa, tanpa kado kecil untuk anak-anak mereka.
Tahun ini, kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda.
Melalui Program Kado Bahagia Idul Fitri , kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan lebaran juga menyapa rumah-rumah yang jarang tersorot. Satu bingkisan mungkin terlihat kecil, tapi bagi mereka—itu adalah bentuk yang dihargai, dikenang, dan dicintai. Itu adalah “bahagia” yang hadir dari tangan-tangan dermawan yang tak pernah mereka temui, namun doanya akan selalu mereka kirimkan.
Bayangkan anak-anak dari keluarga prasejahtera yang matanya berbinar saat membuka kado lebaran pertama mereka. Bayangkan senyum seorang guru ngaji yang selama ini lebih sering memberi daripada menerima, kini merasakan kehormatan yang ia layak dapatkan.
Lebaran adalah tentang berbagi.
Dan kebahagiaan itu terasa lebih indah ketika kita berbagi untuk mereka yang paling layak untuk didapatkan.
Bantu kami menghadirkan senyum di hari raya.
Klik tombol sedekah dan jadilah bagian dari cerita kebahagiaan mereka tahun ini.
✨ “Karena setiap kado yang Anda kirim, adalah doa kebaikan yang kembali pulang.”
![]()
Menanti doa-doa orang baik